Ade Armando : Azan Itu Bukan Sesuatu Yang Suci - Salallah

Media Inspiration

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Thursday, March 15, 2018

Ade Armando : Azan Itu Bukan Sesuatu Yang Suci


Dosen Universitas Indonesia Ade Armando  menyebut azan itu memang tidak suci alasannya yaitu bukan bab dari ayat-ayat Allah.

"Sebetulnya aku sudah tulis di Facebook, dalam fatwa agama, azan itu memang bukan sesuatu yang suci. Azan itu bukan bab dari ayat-ayat Allah. Kaprikornus begini, yang suci itu Allah. Yang suci itu Alquran, tapi yang lain kan tidak suci, sesuatu yang dibentuk di bumi oleh manusia," kata Ade dikala berbincang.

Ade lantas menceritakan sejarah awal mula azan dikala zaman Nabi Muhammad SAW. Menurut Ade, azan itu merupakan ilham yang dilontarkan oleh sahabat Rasul untuk menjadi penanda waktu salat. Nabi Muhammad, disebut Ade, kemudian menyetujui undangan tersebut.

"Ketika itu Nabi Muhammad sejarahnya itu berpikir, bertanya, mengajak sahabat untuk bertemu membicarakan, bagaimana caranya ya biar kita dapat memberi penanda bahwa waktu salat sudah tiba. Terus teman-teman sahabat Nabi memperlihatkan ide, ada yang pakai trompet, lonceng, ada yang pakai genderang, ada yang pakai asap api," kata Ade.

"Tapi semuanya itu tidak disepakati hingga ada salah seorang sahabat yang mengatakan, beliau bermimpi bertemu dengan orang yang mengajarkan ber-azan menyerupai yang kita kenal dikala ini. Kemudian Nabi menyetujuinya," sambung dia.

Poin yang ingin disampaikan Ade dalam sejarah awal mula azan itu bahwa azan itu bukan sesuatu yang diturunkan pribadi oleh Allah SWT. Karena itu, azan diklaim Ade tidak dapat disebut suci.

"Ini maka tidak dapat disebut suci, kan. Di mana letak sucinya? Kalau itu suci alasannya yaitu memang sesuatu yang diturunkan oleh Allah. Tapi azan itu sendiri ciptaan manusia. Azannya, ya," ujar dia.

Ade menjelaskan, sekalipun di dalam lafaz azan itu ada kalimat syahadat, hal itu tidak membuatnya menjadi suci. Dia kemudian memperlihatkan perumpamaan layaknya buku yang berisi kalimat syahadat namun tetap tak dianggap suci.

"Makanya aku katakan yang nggak suci azannya. Misalnya begini, ada sebuah buku, di dalam buku itu ada syahadat. Menjadi suci atau nggak buku itu alasannya yaitu buku itu hanya di dalamnya ada syahadat. Kalau aku berbicara kemudian dalam pidato itu aku mengutip ayat-ayat Alquran, apakah pidato itu menjadi suci, kan tidak. Yang suci itu yaitu ayat Allah, kalimat Allah itu suci," papar dia.

Sumber https://www.asiasatu.online

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages