Pdip : Pak Joko Widodo Selalu Puasa Senin Kamis, Ditambah Tadarus Dan Tarawih Tiap Malam - Salallah

Media Inspiration

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Thursday, March 15, 2018

Pdip : Pak Joko Widodo Selalu Puasa Senin Kamis, Ditambah Tadarus Dan Tarawih Tiap Malam


Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Eva Kusuma Sundari menyebut Presiden Joko Widodo punya kebiasaan menunaikan ibadah puasa Senin dan Kamis.

Eva menganggap kebiasaan ibadah Jokowi tersebut secara tidak eksklusif 'menampar' orang-orang yang suka meneriakkan kata takbir.

Menurutnya, Jokowi mempunyai jiwa spiritualitas yang jauh melebihi orang lain walaupun bekerja setiap hari dari subuh hingga malam.

"(Jokowi) kerjanya mulai subuh hingga malam, makannya sering telat dan puasa Senin-Kamisnya enggak putus. Ditambah tadarus dan tarawih tiap malam. Saya pikir sesuatu yang menabok kita semua yang setiap hari ngomong takbir-takbir, tapi ternyata ditunjukkan oleh Jokowi. Enggak pernah ngomong perihal simbol agama, tapi spiritualitas beliau jauh melebih dari religiusitas kita," kata Eva ketika menjadi pembicara dalam sebuah diskusi di salah satu restoran di tempat Cikini, Jakarta Pusat, Kamis.

Dia mengakui Jokowi bukan sosok yang sering mengenakan pakaian bernuansa agamis, menyerupai sorban atau yang lainnya. Tapi, menurutnya, Jokowi terus bekerja drngan berorientasi pada mental dan terus mengabdikan diri pada masyarakat.

"Kalau religiusitas berurusan simbol-simbol dan ritual, entah baju, sorban, Jokowi enggak pakai itu semua. Tapi dalam bekerja dalam orientasi mental, mengabdikan diri kepada rakyat itu di atas avarage," ujar dia.

Dia pun menunjukan Jokowi telah banyak melaksanakan perubahan selama empat tahun kepemimpinannya sebagai Presiden, menyerupai merombak gaya berpakaian birokrat hingga bekerja tak kenal waktu yang menciptakan jajaran menteri dan pembantu lainnya kelelahan.

Menurutnya, Jokowi dapat naik pesawat ke tujuh pulau dalam satu hari. Jokowi pun selalu berhasil menuntaskan dilema internal di dalam kabinetnya.

"Menteri salah ngomong, saling bersilangan swasembada jagung, beras dan seterusnya tapi itu dapat terselesaikan dengan kinerja rill," ucap Eva.

(mts/gil)


Sumber https://www.asiasatu.online

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages