Meski Ditodong Tentara Israel, Pasukan Kopassus Berhasil Bebaskan Bocah Libanon - Salallah

Media Inspiration

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Thursday, March 15, 2018

Meski Ditodong Tentara Israel, Pasukan Kopassus Berhasil Bebaskan Bocah Libanon


Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Tentara Nasional Indonesia AD bisa merampungkan persoalan pelik di tengah konflik. Termasuk ketika bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB.

Ketika itu ada seorang perwira menengah Kopassus Tentara Nasional Indonesia AD yang terlibat agresi heroic. Namanya Mayor Yudha Airlangga.

Ia bercerita ihwal misinya membebaskan bocah Libanon yang di tahan Israel dikala ditugaskan di Libanon dan tergabung dalam Kontingen Garuda XIII-A.

Misi itu ialah kiprah yang paling diingat Yudah selama penugasan. Bersama rekan-rekannya, Mayor Yudha berupaya membebaskan bocah 15 tahun yang melempari pagar perbatasan Israel dengan batu.

Upaya pembebasan tentu saja bukan dengan kontak senjata melainkan degan diplomasi. Sebab, sebagai pasukan di bawah bendera PBB, mereka ialah penengah konflik, bukan pasukan tempur.

Tim Indonesia mendatangi pos miliiter Israel dan berbicara secara persuasif demi meyakinkan militer Israel bahwa pelakunya hanya seorang anak di anak-anak dan tak perlu untuk diperpanjang.

Di tengah perundingan yang berlangsung selama empat jam, tentara Israel tetap siaga dengan todongan senjata. Hal itu cukup menciptakan keringat cuek mengalir, namun tak mematahkan semangat Tim Indonesia.

“Kita kembangkan sisi kemanusiaannya, sehingga mereka jadinya berhasil membebaskan anak itu,” kata prajurit baret merah itu.

Ternyata pendekatan humanis kembali menerangkan bahwa pasukan Indonesia tetap diterima meskipun di situasi yang rumit.

Biasanya, kata Yudha, pasukan perdamaian negara lain selalu dilempari watu dikala patroli oleh warga sekitar. Tapi, Garuda malah menerima jamuan makan dan diperlakukan dengan baik.

“Pasukan sudah dibriefing, bahwa kalau bertemu dengan warga Libanon harus disapa, diberi salam, namun tetap siaga. Ada yang memberi salam, ada yang tetap memantau situasi sekitar,” kata Yudha. (asiasatu)


Sumber https://www.asiasatu.online

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages