Erdogan Bongkar Diam-Diam Pembunuhan Khashoggi - Salallah

Media Inspiration

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Tuesday, January 1, 2019

Erdogan Bongkar Diam-Diam Pembunuhan Khashoggi


Pembunuhan terhadap jurnalis Jamal Khashoggi direncanakan beberapa hari sebelumnya. Hal itu diungkapkan oleh Presiden Turki Recep Tayyep Erdogan kepada anggota DPR dari partai yang berkuasa.

Erdogan menyampaikan Turki mempunyai bukti berpengaruh bahwa Khashoggi terbunuh dalam pembunuhan terpola dan biadab di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober. Ia juga menyerukan para tersangka untuk diadili di Istanbul.

Lebih jauh, Erdogan menuntut Arab Saudi memperlihatkan jawab wacana di mana jenazah Khashoggi berada, dan siapa yang memerintahkan operasi pembunuhannya.

Erdogan kemudian mengungkapkan bahwa 15 belas warga Saudi tiba di Istanbul dalam tiga tim dengan penerbangan terpisah pada hari-hari dan jam-jam menjelang pembunuhan.

Sehari sebelum pembunuhan, ia mengatakan, beberapa anggota dari kelompok itu pergi ke hutan Belgrad, bersahabat konsulat - tempat yang ditelusuri pekan kemudian oleh polisi Turki yang mencari jenazah Khasoggi.

Ia juga menjelaskan bagaimana tim pembunuh telah menghapus hard drive dari sistem kamera pengawas konsulat sebelum kedatangan Khashoggi, yang berkunjung untuk mendapat dokumen bagi komitmen nikah yang akan datang.

"Seorang laki-laki yang menyerupai Khashoggi, mengenakan pakaian, kacamata, dan jenggot palsu, termasuk di antara kelompok yang meninggalkan konsulat pada hari yang sama dengan pembunuhan itu," tambah sang presiden menyerupai dikutip dari BBC, Selasa (23/10/2018).

Presiden Erdogan membenarkan 18 orang telah ditangkap di Arab Saudi atas masalah ini.

Dia menyampaikan kepada anggota DPR dari partai AK yang berkuasa bahwa 18 orang itu harus diadili di Istanbul, menambahkan bahwa semua orang yang memainkan tugas dalam pembunuhan akan dihukum.

Erdogan meminta dibentuknya komisi independen tetapi menyampaikan ia yakin dengan kolaborasi penuh Raja Salman.


Dalam pidatonya, Erdogan tidak menyebutkan nama putra mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman yang secara luas dilihat sebagai tokoh berpengaruh di kerajaan. Banyak yang percaya ia memerintahkan pembunuhan itu, meskipun Saudi membantah hal ini.

Erdogan juga tidak menyebutkan wacana rekaman audio dari dalam konsulat Saudi yang banyak dibicarakan, yang media Turki katakan mengungkapkan rincian mengerikan dari pembunuhan itu.

Erdogan juga telah berbicara kepada anggota keluarga Khashoggi melalui telepon, mengucapkan belasungkawa dan menyampaikan ia akan melaksanakan semua yang ia dapat untuk menuntaskan pembunuhan itu.
(ian)


Sumber https://www.asiasatu.online

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages