Kandidat presiden petahana Joko Widodo atau Jokowi kembali menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah melaksanakan kriminalisasi terhadap ulama sejak presiden Indonesia.
“Soal kriminalisasi ulama, aku sampaikan di sini bahwa tidak ada yang namanya kriminalisasi ulama, sebagai kaum intektual harus melawan isu tidak benar, aku sering disebut mengkriminalisasi ulama. Itu tidak benar,” ungkapnya di Bandung Jawa Barat, Ahad (10 Maret 2019) menyerupai dilansir Republika.
Mantan Wali Kota Solo itu menuturkan, negara Indonesia yaitu negara hukum. Sehingga, lanjutnya, pejabat yang bersalah dan melanggar aturan mesti dijatuhi hukuman.
Sehingga, menurutnya, beliau tidak melaksanakan kriminalisasi terhadap ulama sama sekali.
Di samping itu, mantan Gubernur Jakarta itu juga menepis isu yang beredar di masyarakat bahwa beliau antek asing.
Jokowi pun memaparkan bukti atas pernyataannya tersebut. Di antaranya yaitu penguasaan kembali Blok Mahakam dan Blok Rokan oleh negara Indonesia.
Sejumlah isu menerpa kandidat 01 tersebut. Isu-isu itu pun beliau bantah dalam sejumlah kesempatan menyerupai yang diliput oleh banyak media massa. Selain itu, isu tersebut juga ditepis oleh tim Jokowi-Ma’ruf.
[Abu Syafiq/] Sumber https://www.fimadani.net
Post Top Ad
Responsive Ads Here
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Post Bottom Ad
Responsive Ads Here

No comments:
Post a Comment