Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat sepertinya akan kembali sebagai juara umum pada Lomba Tembak Asean Armies Rifle Meet (AARM) ke-28 tahun 2018 yang berlangsung di lapangan 400 Terendak Camp, Melaka, Malaysia.
Hal ini karena telah berhasil mengumpulkan 32 medali emas. Jumlah ini meruapakan medali emas terbanyak dan memecahkan rekor.
"Tahun lalu, kita menjadi juara AARM dengan 9 trophy dan 31 emas, oleh hasilnya dengan perolehan 9 trophy dan 32 emas kali ini, kontingen kita tidak hanya memastikan juara , tapi juga berhasil menjawab tantangan pimpinan Tentara Nasional Indonesia AD yakni memecahkan rekor medali," terang Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Tentara Nasional Indonesia Candra Wijaya.
Menurut Candra, Tahun 2107, di Singapura, Kontingen Tentara Nasional Indonesia AD berhasil menjadi juara dengan 9 trophy, 31 medali emas, 10 perak dan 10 perunggu. Capaian tersebut juga memecahkan rekor tahun 2016, yakni 6 piala, 21 medali emas, 15 perak, dan 14 perunggu.
"Ini prestasi yang membanggakan, dan mengambarkan bahwa prajurit Tentara Nasional Indonesia AD dengan senjata dari produksi masih jadi yang terbaik di Asia Tenggara," tambah Kadispenad.
"Materi lomba masih berlangsung dan masih memperebutkan 2 trophy dan 2 emas lagi.
Secara otomatis, meski akan diumumkan 27 Nopember nanti, ketika ini Indonesia telah memastikan telah menjadi juaranya" imbuh Candra.
Menurut Kadispenad, tercatat sejak kesertaannya dari tahun 1991, Kontingen Tentara Nasional Indonesia AD berhasil merebut juara umum AARM sebanyak 12 kali yakni tahun 1992, 2004, 2006, 2008 s.d 2014, 2016 s.d 2017.
"Tahun 2015, juara umum di rebut Thailand yang ketika juga sebagai tuan rumah. Alhamdulillah, tahun 2016 sampai kini kembali ke Indonesia," ucapnya
Dijelaskan oleh Kadispenad, pemanis trophy dan medali hari ke-6 sejumlah 2 trophy, 4 emas, 3 perak dan 2 perunggu yakni dari cabang lomba Senapan (Match 3 dan 4), Pistol Putra (Match 5 Falling Plate atau FP), Pistol Putri (Match 4 FP), serta Senapan Otomatis atau SO (Match 4).
"2 trophy dari cabang lomba Senapan yakni Overall Individual dan Overall Tim, serta 4 emas dari Cabang Senapan dan Pistol Putra.” terangnya.
Menurut lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991 ini, perolehan trophy dan medali tersebut tidak mudah, sebab dalam pertandingan tersebut berlangsung dengan kompetisi yang ketat. "Jika tidak fokus dan ditambah akidah diri, kita dapat lewat (kalah) oleh yang lain, terutama Thailand,"tegasnya.
Memasuki hari ke-7 Sabtu (24/11/2018), sebagai juara, Indonesia diikuti diposisi kedua oleh Thailand dengan perolehan 2 trophy, 6 emas dan 22 perak, serta Philipina diposisi ketiga dengan 2 emas. Berikut klasemen sementara AARM 2018 secara lengkap:
1.Indonesia (9 Trophy, 32 Emas, 13 Perak, 10 Perunggu)
2.Thailand (2 Trophy, 6 Emas, 22 Perak, 10 Perunggu)
3.Filiphina (2 Emas, 4 Perak, 12 Perunggu).
4.Myanmar (1 Trophy, 2 Emas,1 Perak)
5.Vietnam (1 Trophy, 1 Emas 1 Perunggu)
6.Malaysia (1 Perak, 7 Perunggu)
7.Brunei (1 Perak)
8.Singapura (1 Perunggu)
9.Laos (1 Perunggu)
10.Kamboja ( - )
(sss)

No comments:
Post a Comment