Mengejutkan! Peneliti Jepang Ini Bongkar Skenario Jahat Investasi China Di Indonesia - Salallah

Media Inspiration

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Tuesday, January 1, 2019

Mengejutkan! Peneliti Jepang Ini Bongkar Skenario Jahat Investasi China Di Indonesia


Peneliti Jepang Masako Kuranishi dari Universitas Tsurumi dan Universitas Seigakuin Jepang, mengingatkan Indonesia semoga berhati-hati terhadap gerakan China di Asia terutama di Indonesia.

Indonesia jangan hingga salah langkah, sebab negeri Nusantara ini sanggup hancur gara-gara China.

"China punya rencana atau konsep besar semenjak Oktober 2013 terhadap Asia, yaitu Maritime Silk Road atau sering dijuluki One Belt One Road, ilham ini dikemukakan oleh Xi Jinping. Secara bernafsu sanggup dikatakan munculnya hegemoni China terhadap negara-negara di Asia," ujarnya.

Di Indonesia, menurutnya dimulai dari penguasaan Shinkansen, "Bukan hanya soal Shinkansen, tetapi daerah yang dilewati dan sekitarnya akan dan harus dikuasai pihak China walaupun perusahaan patungan 60% Indonesia dan 40% China. Tapi China yakin Indonesia akan kesusahan bayar sehingga penguasaan lebih banyak didominasi perusahaan nanti akan dilakukan China. Demikian pula tenaga kerja yang dikerahkan semua akan diturunkan dari China. Tenaga kerja Indonesia hanya sedikit dan yang tak penting yang terlibat dalam proyek kereta api cepat itu itu," katanya.

Mengapa demikian? Kalau China sudah menguasai jalur Shinkansen dan sekitarnya akan gampang bagi mereka untuk semakin merealisasi konsep One Belt One Road tersebut yang akan berlanjut ke negera Asia lainnya.

Sementara Indonesia akan kacau sebab "kekuasaan" uang China di jalur tersebut, akan menciptakan resah masyarakat sekitar yang mungkin dipaksa mengungsi dengan dalih demi keamanan jalur cepat kereta api.


Masyarakat akan mengeluh. Dan yang akan menjadi target yaitu keturunan China di Indonesia. Huru hara besar Anti China akan muncul lagi di Indonesia. Masalah SARA (Suku Agama Ras Antar Golongan) akan kembali meruncing di Indonesia.

Itu gres satu hal, tambahnya. Hal lain yaitu pinjaman dari AIIB dan atau eksklusif dari Bank Perkembangan China (CDB) miliaran dolar AS yang menciptakan Kuranishi bingung.

"Kok Indonesia mau mendapatkan pinjaman besar sekali dari China dengan bunga besar hingga 2% setahun ya? Padahal Jepang sanggup memperlihatkan pinjaman 0,1% per tahun. Benar-benar tidak mengerti," katanya.

Artinya apa? Menurutnya, China sengaja menciptakan banyak sekali kemanisan ketika ini kepada Indonesia, sebab sehabis pinjam, China sadar Indonesia mungkin akan mengalami kesulitan pengembalian uang hutang sehingga jadi terikat semakin besar lengan berkuasa kepada China, "Dari sanalah China akan semakin menguasai Indonesia," ujarnya.

Satu hal lagi yang menarik yaitu upaya China mendekati Indonesia ketika ini sebab sangat butuh pertolongan Indonesia akan masalah Laut China Selatan, pulau-pulau buatan China yang menerima banyak protes dari banyak negara di Asia, termasuk Amerika Serikat dan Jepang.

"Dengan kemanisan yang diberikan kepada Indonesia diperlukan Indonesia sanggup membantu China menghadapi gelombang protes masyarakat Internasional terhadap pembuatan pulau buatan China tersebut yang mudah nantinya akan sangat menyulitkan masyarakat Internasional," katanya.

Jalur pulau buatan China tersebut ketika ini masih banyak dilewati jalur kapal tanker dan perdagangan internasional sebab memang daerah internasional.

China punya rencana bila sudah terbentuk daerah Laut China Selatan dikuasainya, maka tertutup jalur tersebut, tidak lagi menjadi daerah internasional dan semua yang lewat harus sanggup ijin dari China.

"Itulah beberapa hal di balik layar mengapa China sangat elok terhadap Indonesia belakangan ini. Namun yang rugi yaitu Indonesia apabila tidak hati-hati dengan China, terutama besar kemungkinan munculnya kerusuhan Anti China di Indonesia yang menghantam orang Indonesia sendiri khususnya keturunan China," katanya.


Sumber https://www.asiasatu.online

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages