Viral... Banyolan Dari Warga Turki Ini Pas Banget Buat Banser - Salallah

Media Inspiration

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Tuesday, January 1, 2019

Viral... Banyolan Dari Warga Turki Ini Pas Banget Buat Banser


Seorang perjaka dengan belati terhunus di tangan masuk ke Masjid sambil berteriak, "Ada yang muslim tidak di sini?"
Senyap. Semua bengong ketakutan.
.
Hanya ada seorang kakek yang menjawab, "Ya. Aku orang muslim."
.
Dengan belati berkilat, orang itu menuju sang kakek dan mengapit lengannya, "Bisa ikut saya keluar," katanya. Lalu mereka keluar.
.
Tidak berapa jauh dari masjid, mereka berhenti di sebuah rumah.

"Kek, sanggup bantu kami memotong binatang kurban ini, agar sah secara Islam?" pintanya sambil menunjuk kambing yang terikat dengan seutas tali dan sedang merumput.
.
Sang kakek mengambil belati, dan mulai mencoba memotong kambing itu. Dengan tenaganya yang lemah, ia mainkan belati itu ke leher sang kambing. Darah merah muncrat, tapi si kambing meronta dengan besar lengan berkuasa ke sana ke mari.
.
"Ah, saya tak cukup besar lengan berkuasa nak, coba kamu panggil yang lain di masjid," pintanya menyerah.
.
Si perjaka dengan belati yang berlumuran darah kembali ke masjid, dan berteriak, "Ada orang muslim lain lagi tidak di sini?!"
Seluruh jemaah pucat basi, menyang
ka si perjaka niscaya sudah membunuh sang kakek.

Senyap. Tapi semuanya kompak memandang ke satu arah: sang imam.
.
Sang imam dengan gugup menjawab, "Untuk apa kalian semua memandang aku, hah??! Memangnya shalat dua rakaat saja sudah bikin saya muslim, apa?? !"
.
Kisah tersebut ditulis oleh Andri Mustavidz di akun Facebook pribadinya.

 “Kisah saya sanggup dari Turki, dan saya rasa punya sentilan yang sangat dalam. Ia bukan sekedar lelucon, tapi mengingatkan kita bahwa tidak mentang-mentang kita beratribut Islam, sudah berarti kita muslim,” pungkasnya.
.
Kisah tersebut telah dibagikan ribuan kali. Banyak muslim yang tersentuh, bahkan tertohok, dengan cerita itu.
.
“Rasanya kayak ditohok,” kata Kuspita Sari.
.
“Cerita luar biasa,” kata Munawar.


Sumber https://www.asiasatu.online

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages