Anak Kadis Pendidikan Bunuh Diri Dikala Video Call Dengan Kekasih - Salallah

Media Inspiration

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Tuesday, January 1, 2019

Anak Kadis Pendidikan Bunuh Diri Dikala Video Call Dengan Kekasih


Persoalan percintaan kadang-kadang telah membunuh logika. Seseorang berani berbuat nekat sampai mengakhiri nyawanya hanya alasannya yaitu sakit hati. Cara berpikir menyerupai itulah yang dipilih oleh Muhammad Hidayatullah, 18.

Dia diduga sakit hati atas perbuatan sang kekasih, Apriani. Sehingga beliau menentukan untuk bunuh diri di tengah-tengah percakapan video call dengan Apriani.

Apriani pun menjadi saksi dan diperiksa oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan. Namun, berdasar hasil pemeriksaan, belum ada unsur yang dapat dijadikan dasar untuk menahan Apriani.

Almarhum yang merupakan putra bungsu Kepala Dinas Pendidikan Maros Arifuddin Wahab nekat gantung diri di belakang rumahnya, AP Pettarani Maros, Kamis (27/7).

Kemarin (28/7) rumah almarhum dipadati para kerabat. Rizky Ridhayani Basihu menyampaikan pernah satu kelas dengan almarhum di SMAN 1 Maros sebelum pindah sekolah ke SMK. "Almarhum merupakan anak yang ramah," ucap Rizky.

Hidayatullah telah dikebumikan di Kampung Pattene, Desa Minasabaji, Kecamatan Bantimurung.

Sebelum mengambil langkah nekat itu, Hidayatullah terlihat galau. Hal itu nampak dari status-status di laman sosial media. Dia menyampaikan sedang mengalami dilema dengan pacarnya. Status itu beredar beberapa jam sebelum beliau ditemukan gantung diri.

Salah satu status yang diunggah yaitu kata-kata "saya salah" yang ditulis secara berulang-ulang.

Hanya berbeda satu jam, status yang lain bernada bahaya kepada sang pacar biar tidak berbuat seenaknya pada dia. Sebab, datangnya ajal tidak ada yang tahu.

Sementara itu, berdasar info dari keluarga, almarhum dikenal sebagai anak yang ramah. Tidak ada keluarga yang curiga bahwa Hidayatullah ingin mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Pihak keluarga merasa tidak ada dilema internal.

(rin/yuk/c4/ami)

Sumber https://www.asiasatu.online

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages