Pasukan Khusus Tni Siap Diturunkan Ke Palestina, Tinggal Izin Dari Presiden - Salallah

Media Inspiration

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Tuesday, January 1, 2019

Pasukan Khusus Tni Siap Diturunkan Ke Palestina, Tinggal Izin Dari Presiden


Pasukan khusus Tentara Nasional Indonesia siap diturunkan ke Palestina. Dengan kemapuan perang gerilya yang sudah diakui dunia, pasukan Tentara Nasional Indonesia dinilai sangat pantas menjaga perdamaian di Gaza.

Pengerahan pasukan Tentara Nasional Indonesia ini sudah menerima restu dari banyak sekali pihak di dalam negeri. Diantaranya Komisioner Komnas Ham dan DPR. Hanya tinggal menunggu izin dari Presiden Jokowi.

Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution, mengaku prihatin dengan pemerintah Indonesia dan para pemimpin dunia yang hanya mengutuk atau mengecam kebiadaban penjajah Israel atas Palestina.

Toh kecaman itu, kata Maneger, tetap menciptakan para petinggi negara penjajah Israel bebas melenggang sesudah Gaza, Palestina, menjadi kuburan massal.

“Terlalu garing (kecaman itu),” ujar Manager.

 “Sekarang kebiadaban itu mereka ulangi lagi. Dan, dunia hanya akan mengutuk lagi?”

Selama ini, tutur Maneger, pemerintah Indonesia dinilai kurang tegas mendukung kemerdekaan Palestina dan melawan kebiadaban Israel.

Karena itu, menurutnya diharapkan dukungan dan perilaku faktual pemerintah Indonesia.

Ia menyatakan oke kalau Presiden Joko Widodo mengirimkan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Palestina.

 “Tidak boleh ada kompromi apapun dengan Israel,” tandas Maneger.

‎Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Sodik Mudjahid juga meminta pemerintah Indonesia sanggup ikut andil dalam menuntaskan konflik yang terjadi di tanah Palestina yang tengah berseteru dengan Israel, belakangan ini.

Politikus Gerindra ini mengatakan, seharusnya pemerintah Indonesia sanggup menyiapkan payung aturan internasional dengan menerjunkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) ‎untuk menjaga perdamaian di tanah timur tengah tersebut.

Menurutnya, diterjunkannya Tentara Nasional Indonesia ke Palestina merupakan langkah kongkrit yang sanggup dilakukan pemerintah‎ Indonesia, selain menawarkan proteksi medis serta proteksi kemanusiaan lainnya.

"Itu (langkah) selain kecaman dan proteksi kemanusiaan (yang sanggup dilakukan pemerintah)," pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, selama hampir dua pekan umat Islam Palestina diimbau untuk tidak memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa alasannya ialah Israel mengambil langkah menenmpatkan metal detector di Masjid tersebut.

Langkah Israel tersebut pun ‎menuai protes dari umat Islam Palestina dengan menunaikan salat di depan pintu Masjid Al-Aqsa dengan pengawalan ketat.

Israel pun kemudian mencabut pagar serta kamera Pengawas dari kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem. Langkah tersebut pun disambut dengan imbauan dari Presiden Palestina Mahmoud Abbas biar umat Islam kembali memenuhi Haram Al Sharif untuk menunaikan ibadah salat. (sym/hid)

Sumber https://www.asiasatu.online

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages