Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan dirinya tak punya hasrat menjadi presiden. Dia bakal tetap setia terhadap sumpah prajurit yang dia ucapkan di bawah Kitab Suci Alquran.
"Umur saya juga sudah 56 tahun. Lebih baik saya menjadi tumbal melakukan kiprah untuk menjaga kebhinekaan daripada saya menjadi presiden," tegas Gatot.
Dia teringat sumpah prajurit yang dia ucapkan pada 15 Maret 1982 lampau. Dia telah disumpah untuk setia pada NKRI yang menurut Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.
"(Sumpah) Nomor tiga, Demi Allah saya bersumpah taat kepada atasan dengan tidak membantah perintah atau putusan," kata Gatot.
"Apabila saya berkeinginan menjadi Presiden, maka saya melanggar sumpah saya," imbuhnya.
"Dan Tentara Nasional Indonesia sebagai garda terdepan menjaga bhineka tunggal ika, serta menghadapi setiap kekuatan yang ingin mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa, dan dia (Jokowi) atasan saya," kata Gatot.
(dnu/dnu)

No comments:
Post a Comment