Pasukan Israel dan pemukim Yahudi pada hari Jumat menyerang sebuah sekolah Palestina di bersahabat kota Betlehem, Tepi Barat. Tentara Israel menembakkan peluru tajam kepada siswa, guru dan pejabat Departemen Pendidikan.
"Tentara dan pemukim mengepung sekolah di desa Beit Tamar sebelum melepaskan tembakan dengan peluru tajam dan gas air mata," kata Sami Marwa, seorang pejabat Kementerian Pendidikan Palestina.
"Kehadiran para tentara dan pemukim menciptakan belum dewasa ketakutan, yang mulai menangis dan berlarian di mana-mana," imbuhnya menyerupai dikutip dari Anadolu, Sabtu (10/11/2018).
Menteri Pendidikan Palestina Sabri Saidam mengutuk kejadian itu.
"Kata-kata tidak sanggup menggambarkan apa yang terjadi hari ini di Beit Tamar," ujarnya. "Hari dimulai dengan belum dewasa bermain dan berakhir dengan gas air mata dan teror," sambungnya geram.
Lebih dari 650 ribu pemukim Israel ketika ini tinggal di 196 permukiman Yahudi yang dibangun dengan persetujuan pemerintah Israel, dan lebih dari 200 "pos-pos" pemukim dibangun tanpa persetujuan di Tepi Barat yang diduduki, berdasarkan tokoh-tokoh Palestina.
(ian)

No comments:
Post a Comment