Gara-Gara Info Kiamat, Warga Ponorogo Ramai-Ramai Pindah Ke Malang, Rumah Dan Ternak Dijual Murah - Salallah

Media Inspiration

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Thursday, March 15, 2018

Gara-Gara Info Kiamat, Warga Ponorogo Ramai-Ramai Pindah Ke Malang, Rumah Dan Ternak Dijual Murah


Sebanyak 52 warga Desa Watu Bonang, Kecamatan Badegan, Ponorogo, berbondong-bondong pindah ke Malang sebab isu kiamat. Kepindahan warga disertai dengan penjualan semua aset mereka untuk biaya hidup di Malang.

Peristiwa itu viral sehabis diunggah oleh salah satu warga net Rizky Ahmad Ridho melalui laman Facebook Info Cegatan Wilayah Ponorogo (ICWP) pada Senin (11/3) sekitar pukul 10.14 WIB.

"#kepoinfo seng omahe batu bonang enek ora jarene lemah' pdo.di dol.gek pindah neg malang kae kronologine pie.. Seng 2 krngu" jarene kenek dogma seng simpulan zaman disek dwe kawasan kno gek jarene neh kui gae jaket MUSA AS..kui pedoman opo lurrr.samarku mbat brawek neg daerah" lio..Ngnu wae..mergo rdok nyamari babakan ngne kie wedi ko mbat di gae edan lak io.jembuk (#kepoinfo yang rumahnya di Watu Bonang ada apa tidak. Katanya tanah semua dijual terus pindah ke Malang itu gimana kronologinya. Dengar-dengar katanya kena dogma yang simpulan zaman pertama kawasan situ dan katanya ada yang pakai jaket MUSA AS. Itu pedoman apa, khawatirku merembet ke kawasan lain. Gitu aja. Soalnya agak membahayakan pecahan ibarat ini takutnya malah menciptakan orang gila)," berikut goresan pena yang diunggah Rizki dalam Grup ICWP.

Unggahan tersebut menerima 1.300 komentar dan 985 like dari warga net. Salah satu warga net yang turut buka bunyi yaitu Muhtar Tatung.

"Gonku enek mas mobile montore sapine didol jare 4thun engkas rep kiamat.wong tuane sak anak bjone diajak neng malang.jare rep ngibadah tohok (Di tempatku ada mas, mobil, motor, sapi dijual katanya 4 tahun lagi mau kiamat. Orang renta bersama anak dan istrinya diajak ke Malang mau beribadah saja)," tulis Muhtar.

Sementara warga net dengan akun Che Chipruetz Philhaophipholhepher memberikan jikalau rumah-rumah warga yang pindah ke Malang dijual dengan harga relatif murah. Termasuk hewan peliharaan beserta kandangnya.

"Lemah sak omah gur diD0l 20 juta Lurrr,,, Gek sangkar sak sapine gur 8 juta,,,,,. (Tanah dan rumah cuma dijual seharga Rp 20 juta, sangkar dan sapinya cuma Rp 8 juta)," tulis Che Chipruetz.

Komentar warga net terus bertambah. Terlebih grup ICWP mempunyai 446.573 anggota. Hingga gosip ini ditayangkan, masih dicari kebenaran kabar tersebut ke perangkat desa setempat. (sun/bdh)


Sumber https://www.asiasatu.online

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages