Pasukan Taliban Bergerak Bebaskan Muslim Uighur, Kami Akan Berjuang Meski Dengan Pisau Kecil! - Salallah

Media Inspiration

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Thursday, March 15, 2018

Pasukan Taliban Bergerak Bebaskan Muslim Uighur, Kami Akan Berjuang Meski Dengan Pisau Kecil!


Pasukan Taliban dikabarkan bergerak ke perbatasan Xin Jiang, demi membebaskan muslim Uighur dari 'penjara raksasa' China. Mereka hanya dilengkapi senjata seadanya.

Salah seorang Taliban, Omar yang masih berusia 23 tahun mengungkapkan kesedihan. Ketika negara-negara Islam di dunia diam melihat perlakuan China terhadap umat muslim di Xin Jiang.

"Pemimpin negara Islam penakut! Mereka hanya mementingkan jabatan dunia. Sementara ada jutaan umat muslim yang menderita di China," ketus Omar.

"Meskipun hanya dengan bersenjatakan pisau kecil, saya akan berangkat membebaskan saudaraku," sambung Omar.

Menurut Human Rights Watch, suku Uighur khususnya, dipantau secara sangat ketat. Mereka harus menunjukkan sampel biometrik dan DNA. Dilaporkan terjadi penangkapan terhadap mereka yang mempunyai kerabat di 26 negara yang dianggap 'sensitif'. Dan sampai satu juta orang telah ditahan.

Kelompok-kelompok HAM menyampaikan orang-orang di kamp-kamp itu dipaksa berguru bahasa Mandarin dan diarahkan untuk mengecam, bahkan meninggalkan keyakinan dogma mereka.

Sejumlah serangan teroris terjadi selama dekade terakhir, dan pemerintah China langsug menuding separatis di Xinjiang dan sekitarnya yaitu pelakunya. Sekitar 200 orang -sebagian besar warga suku Han- tewas dalam kerusuhan di Urumqi, ibukota di sana, pada tahun 2009.

Lalu pada Februari 2017, terjadi serangan penikaman yang menewaskan lima orang, yang disusul penggrebekan besar-besaran oleh pemerintah CIna terhadap apa yang mereka sebut sebagai kaum ekstremis dan separatis.

Apa kata Cina?
Mereka menyangkal adanya kamp penahanan khusus tetapi menyampaikan orang-orang di Xinjiang itu mendapat 'pelatihan kejuruan'. Seorang pejabat tinggi di Xinjiang menyampaikan wilayah itu menghadapi bahaya 'tiga kekuatan jahat': terorisme, ekstremisme dan separatisme.

Apa yang dilakukan dunia?
Kecaman internasional semakin meningkat wacana perlakuan Cina terhadap Muslim Uighur. Tetapi, belum ada negara yang mengambil tindakan apa pun selain mengeluarkan pernyataan kritis. (bbs/bbc)


Sumber https://www.asiasatu.online

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages