Tegas! Mahathir Tolak Atlet Israel, Tiada Daerah Bagi Mereka Di Malaysia! - Salallah

Media Inspiration

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Thursday, March 15, 2018

Tegas! Mahathir Tolak Atlet Israel, Tiada Daerah Bagi Mereka Di Malaysia!


Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad menolak menerbitkan visa masuk bagi tim atlet renang warga Israel yang akan mengikuti World Paralympic Swimming Championship 2019 pada trend panas mendatang.

"Tidak ada kawasan bagi atlet Israel di Malaysia," kata Mahathir pada hari Kamis, 10 Januari 2019, menyerupai dikutip dari Middle East Monitor, 12 Januari 2019.

Mahathir mempersilakan penyelenggara membatalkan pertandingan sebagai respons atas perilaku tegas Malaysia. "Mereka sanggup melakukannya," ujarnya.

Deputi Menteri Olah Raga Malaysia, Sim Hee Kyung sehari sebelum Mahathir mengeluarkan pernyataan itu, menjelaskan, Malaysia tidak akan mengizinkan atlet Israel masuk negaranya. Ini sebagai kebijakan Malaysia terhadap Israel.

"Pemerintah akan menjaga perilaku tegasnya terkait dengan informasi sebagai cara untuk memprotes penindasan Israel terhadap rakyat Palestina," ujar Sim Hee Kyung.

Middle East Eye melaporkan, Malaysia menolak menerbitkan visa masuk bagi dua atlet renang Israel yang akan mengikuti World Paralympic Swimming Championship 2019 di Kuching dari 29 Juli hingga dengan 4 Agustus 2019.

"Kami tidak akan mengizinkan mereka masuk. Jika mereka masuk, itu artinya pelanggaran," tegas Mahathir.

Menurut Mahathir, penerbitan visa bagi tim atlet Israel berarti bertentangan dengan aturan nasional sebab Malaysia tidak mengakui Israel sebagai negara.

Malaysia juga tidak mempunyai relasi diplomatik dengan Israel. Begitu juga paspor Malaysia valid untuk semua negara kecuali Israel.

Ini bukan yang pertama kali bagi Malaysia menolak masuknya warga Israel. Pada tahun lalu, Malaysia menolak masuk tim Israel yang mengikuti turnamen tenis dan kompetisi berlayar internasional.

Malaysia pada Agustus 2016 membatalkan haknya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kongres FIFA 2017 sehabis menolak menerbitkan visa untuk delegasi Israel. Sikap Malaysia kemudian dikeluhkan Israel ke FIFA.

Lebih dari 50 tahun lamanya Malaysia telah menolak melaksanakan normalisasi relasi dengan Israel sebagai santunan terhadap Palestina.


Sumber https://www.asiasatu.online

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages